Sejarah

By Muhamad Busrol Karim 25 Jan 2020, 13:10:57 WIB

Sejarah singkat MA Al-asror

        Dalam masyarakat yang sedang berubah dalam menguatnya pengaruh global, harapan yang lebih besar agar pendidikan lebih maju mentransfer pengetahuan yang dapat mencerdaskan kehidupan bangsa, berkarakter, berakhlak mulia, mempunyai kemampuan merubah tantangan jadi peluang membangun peradaban bangsa dan dunia, unggul, mempunyai daya saing serta tidak terperangkap dalam pengaruh negatif perubahan global itu.

       Guna menjawab hal tersebut Lembaga Pendidikan Al Asror berpijak pada tiga variable penting, pertama “pendidikan Islam”, kedua lingstra (lingkungan strategis) pendidikan itu “era global”, ketiga “peluang dan tantang” pendidikan Islam di era ini. Ketiga variable ini menaruh isu menarik dikaji dalam merumuskan pemikiran bagaimana memajukan pendidikan Islam. 

           Pada tanggal 18 September 1990 KH. Zubaedi mendirikan MA (Madrasah Aliyah) Al Asror yang kemudian baru dilegalkan melalui Akte Notaris No. 03 Tahun 2002. Lahirnya Madrasah Aliyah Al Asror guna menjawab isu penting dalam “pendidikan Islam” di era global sekarang muncul sejalan dengan isu masyarakat yang sedang dan terus berubah. Di antaranya timbul tuntunan masyarakat di era modern dan zaman teknologi canggih ini terhadap penguatan sistim pendidikan. Semua sistem pendidikan dituntut harus lebih maju dan dapat mengakomadasikan kebutuhan masyarakat modern, tidak saja tuntutan terhadap peningkatan kualitas kurikulum tetapi juga tuntutan dalam kemajuan memfasilitasi pendidik, peserta didik, manajemen, sarana dan prasarana pendidikan dan sebagainya.

      Penyertaan teknologi sudah menjadi kemestian, agar dapat mengikuti perkembangan. Sementara lingkungan pendidikan (keluarga, masyarakat dan sekolah) sering kalah cepat berubah dibanding perubahan global yang demikian cepat dan menantang. Kalau tantangan itu tidak bisa dirubah menjadi peluang justru berbalik menjadi hambatan karena terjebak dengan konflik-konflik dan pengaruh-pengaruh negatif global dan teknologi canggih mengambil bentuk dalam kehidupan termasuk di lingkungan sekolah.

        Pola pendidikan di Madrasah Aliyah Al Asror dari perspektif esensi pengajaran mempunyai keunggulan, karena di dalamnya terdapat pengajaran umum ditambah pengajaran agama. Pendekatan keagamaan memberikan posisi strategis bagi pendidikan di Lembaga Pendidikan Al Asror mendidik generasi muda masyarakat Islam dalam menumbuhkembangkan potensi-potensi bawaan, baik bawaan jasmani maupun rohani sejalan dengan norma yang tumbuh, kembang dan dipakai dalam masyarakat dan kebudayaannya. Baik pendidikan Islam itu berakar dari pemaknaan tarbiyah, ta’lim, tahdzib, maupun ta’dib dan sebagainya. 

       Namun tetap saja mempunyai substansi pemberiaan ilmu pengetahuan dan pengembangan keseluruhan potensi diri manusia, baik potensi bawaan sesuai dengan fitrahnya maupun potensi yang wujud dan berubah karena berbagai faktor pengaruh lingkungan, sekaligus pembentukan kepribadian, prilaku (budaya) dan sikap mental.